Apa Kabarmu Tom??
“Dinda, hari ini aku mau masuk ke hutan, mengejar para pengacau yang mencoba mengganggu negara kita, mungkin untuk beberapa hari kita tak bisa berkomunikasi, doakan aku agar bisa menuanaikan tugasku dengan baik yah?,” ucap Tomi di ujung telpon. Pertama berkenalan dengan Tomi adalah peristiwa yang tidak terlalu istimewa menurutku. Tamtama berpangkat Prada dengan tahi lalat di bawah bibir, “manis juga” kataku dalam hati, datang ke tempat kost bersama pacar temanku. Akupun tak terlalu memperhatikan, sampai akhirnya beberapa kali bertemu kita mulai saling tertarik, dan sepakat untuk berpacaran. “Bagaimana hari ini kuliahnya? Kuliah yang bener yah, jangan kecewakan orang tua kamu, jadilah lulusan terbaik agar bisa menggapai cita-cita, bukankah cita-cita kamu adalah diperistri olehku? Haha ..,” Tomi masih nyerocos menggoda aku. Inilah yang membuat aku kadang kesel, tapi juga yang membuat aku selalu rindu sama tomi, joke joke -nya yang selalu mengundang gelak taw...