Postingan

Sumur Warga Mengering, KSB Singarana Hadir

Gambar
Bencana kekeringan melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, yang mengakibatkan warga mengalami krisis air bersih sejak beberapa pekan terakhir. Guna meringankan beban masyarakat, relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Gumelar, bergerak cepat dengan melakukan dropping air bersih secara berkala. Hingga awal September ini, tercatat sudah ada enam desa di Kecamatan Gumelar yang mendapatkan penyaluran bantuan air bersih. Ketua KSB Kecamatan Gumelar, Ahmad Fauzi (yang akrab disapa Gondes), merinci keenam desa terdampak yang telah menerima bantuan tersebut meliputi Desa Tlaga, Samudra, Samudra Kulon, Cihonje, Paningkaban, dan Kedungurang. Kedatangan armada pengangkut air bersih dari KSB langsung disambut antusias oleh warga setempat. Puluhan warga langsung mengantre tertib sembari membawa jeriken, ember, hingga bak penampungan air. Warga mengaku bersyukur atas bantuan ini, karena sumber mata air dan sumur milik warga sudah mengering akibat kemarau panjang...

MWCNU Kecamatan Gumelar Mulai Bangun Gedung Sekretariat

Gambar
  Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gumelar mulai membangun gedung sekretariat dan pusat kegiatan keumatan senilai sekitar Rp2,18 miliar. Peletakan batu pertama dilaksanakan Jumat (4/9/2026) di RT 08 RW 01, Desa Gumelar, dan dilakukan oleh Camat Gumelar, Septian Muhranto, bersama Ketua MWCNU Gumelar H. Warkim, Rois Syuriyah H. Mujamil, serta perwakilan Forkopimcam Gumelar. Gedung dua lantai berukuran 10 x 20 meter ini dibangun di atas tanah wakaf Badan Hukum NU seluas 252 m² dan diharapkan menjadi rumah bersama warga Nahdliyin dan masyarakat Gumelar untuk kegiatan organisasi, kaderisasi, pendidikan, dakwah, sosial, serta kegiatan badan otonom NU. Pembangunan dilaksanakan dengan semangat swadaya dan gotong royong, dengan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi melalui infak, sedekah, maupun bentuk dukungan lainnya. Rekening Panitia Pembangunan Gedung MWC NU di Bank Rakyat Indonesia (BRI) nomor 376001011126507 atas nama Panitia Pembangunan Gedung ...

Ki Gandik Wayah Sugino Hibur Warga Gumelar Dalam Rangka Hari Kebangkitan Nasional

Gambar
Jumat malam (15/5/2026), ribuan warga tumplek blek, di lapangan komplek Pasar Pahing Gumelar. Bukan buat belanja sayur atau sembako,, tapi buat nonton wayang kulit semalam suntuk.  Meski langit sempat “bocor” alias hujan, semangat warga tetap on fire!  "Malah adem karena gratis AC alami dari langit," ucap Sigit salah seorang penonton. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, sebuah momen untuk memupuk kembali rasa nasionalisme melalui jalur budaya.  Tak tanggung-tanggung, panggung utama diisi oleh sosok dalang kondang Gandik Wayah Sugino, dengan deretan sinden cantik nan enerjik. Pagelaran ini bukan sekadar hiburan biasa, melainkan hasil "keroyokan" positif dari berbagai pihak. Kolaborasi apik antara: Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinporabudpar. Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas. Agus Supriyanto, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan yang mengawal penuh aspirasi budaya ini. Pemerintah Desa Gumelar sebagai tuan rumah. Pantauan di ...

Waspada di Jalan, Tetap Tenang dalam Berita

Gambar
  Belakangan ini, masyarakat wilayah Ajibarang dan sekitarnya dikejutkan dengan kabar mengenai rentetan kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Informasi ini menyebar cepat melalui pesan singkat WhatsApp dan media sosial, bahkan diiringi spekulasi atau narasi mistis terkait pembangunan salah satu gedung usaha di wilayah tersebut. Turut Berduka Cita Sebelum melangkah lebih jauh, mari sejenak kita kirimkan doa dan rasa simpati mendalam bagi para korban kecelakaan serta keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberikan ketabahan dan kesembuhan bagi yang sedang dalam masa pemulihan. Kejadian ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Menyikapi Informasi yang Beredar Munculnya beragam opini—antara yang percaya maupun yang skeptis terhadap isu-isu di luar nalar—adalah hal yang wajar dalam dinamika masyarakat. Namun, kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak panik. Jangan biarkan rasa takut yang berlebihan mengganggu produktivitas dan aktivitas keseharian Anda. Pelajaran Berharga: Uta...

GUMELAR DALAM LINGKARAN SETAN: 11 TAHUN BERLALU, APA YANG BERUBAH?

Gambar
Masih ingat artikel kami tahun 2015 lalu? Saat itu, "Komix" dan "Tramadol" mulai menghantui remaja kita. Sebelas tahun telah berlalu, luka itu ternyata belum sembuh. Hari ini, kita kembali disuguhi berita yang sama, namun dengan skala yang lebih mengerikan. Baru-baru ini, pihak kepolisian mengamankan pelaku yang masih berusia sangat muda.  Tak tanggung-tanggung, dari tangan mereka disita ribuan butir obat terlarang daftar G, psikotropika, hingga puluhan gram tembakau sintetis yang siap diedarkan ke masyarakat. Kilasan Sejarah 2015: Dulu, kita bicara soal penyalahgunaan obat batuk dan Tramadol karena akses yang mudah. Redaksi sudah mengingatkan: "Generasi penerus bangsa harus diselamatkan." Kenyataan 2026: Kini, pelakunya masih usia produktif. Barangnya lebih beragam (Psikotropika & Tembakau Sintetis). Ini bukan lagi sekadar tren coba-coba, tapi sudah menjadi jaringan peredaran. Apakah kita akan menunggu 11 tahun lagi untuk menulis berita yang sama? Ata...

Potensi Besar Kali Arus Kedungurang Menuju Destinasi Wisata Profesional

Gambar
Pemerintah Desa Kedungurang bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) terus melakukan langkah strategis menjadikan Kali Arus menjadi ikon eduwisata di Kabupaten Banyumas. Arah pengembangan akan fokus pada keseimbangan antara pariwisata dan konservasi. "Mulai dari pelibatan pakar penataan ruang agar suasana wisata lebih menyegarkan, hinggaa percepatan izin resmi ke BWSO untuk menjamin legalitas jangka panjang," ungkap Camat Gumelar Septian Muhranto. Dijelaskan oleh Septian, bahwa selain edukasi perikanan, akses infrastruktur juga jadi poin penting yang akan segera diperbaiki. "Demi kenyamanan wisatawan yang ingin menikmati kejernihan air Kali Arus," katanya. Diketahui, Kali Arus telah dicanangkan menjadi kawasan pelestarian ikan sungai pada Januari tahun 2025. Sebagai salah satu upaya penyelamatan lingkungan sesuai dengan program ketahanan pangan pemerintah Indonesia.

Hujan Deras Picu Bencana Longsor di Gumelar hingga 9 Titik

Gambar
Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Gumelar pada Minggu 9 November 2025 siang hingga malam, mengakibatkan bencana tanah longsor. Hujan deras dengan intensitas lama, mengakibatkan beberapa rumah warga rusak dan sarana umum terancam. Di Desa Gumelar longsor menimpa rumah milik Suwito dan Karnaja warga Dusun Palumbungan. Di Desa Gancang,  longsor juga menimpa rumah Raswan di Grumbul Cineang. Sementara itu 4 rumah di Desa Tlaga masing-masing milik Trisno dan Supriyono (RT 4/8) dan Kuat Waluyo (RT 3/8) serta Kisto (RT 2/8) juga tertimpa tanah longsor. Cuaca ekstrem juga mengakibatkan tembok keliling bagian belakang Puskesmas Gumelar ambruk dan hingga pondasi utama menggantung. Demi keamanan, pihak Puskesmas memberitahukan jika pelayanan rawat inap sementara ditiadakan dan pelayanan rawat jalan di halaman Puskesmas. Saat ini penanganan masih terus dilakukan di masing-masing lokasi tersebut. Tim BPBD Kabupaten Banyumas juga sudah berada di Gumelar untuk memperkuat penanganan ber...

305 Bonsai Ramaikan Pameran dan Kontes Gumelar Bersemi

Gambar
Gumelar - Sebanyak 305 bonsai meramaikan pameran dan kontes bonsai bertajuk Gumelar Bersemi yang diselenggarakan di lapangan Desa Cilangkap. Selama sepekan penuh (mulai 22 Oktober hingga 29 Oktober 2025) pengunjung dimanjakan dengan penampilan seni bonsai yang mengundang decak kagum. Camat Gumelar Septian Muhranto yang hadir bersama Kapolsek dan Danramil 14/Gumelar menyampaikan kekagumannya terhadap antusias peserta. Acara yang digelar oleh komunitas pecinta bonsai Kecamatan Gumelar bekerja sama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PBBI) Banyumas tersebut juga diikuti oleh peserta dari luar Banyumas. Panitia bilang kalau ada peserta yang datang dari Jakarta, Surabaya hingga Padang, Sumatra Barat. #gumelarbersemi   #gumelarhits   #kabargumelar 📸 yogi

Milad ke-113 Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah Banyumas Tanam Bibit Pohon di Karangkemojing

Gambar
Dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah, pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah Banyumas menggelar kegiatan penanaman bibit pohon di lokasi Perhutani, Dusun Situ Desa Karangkemojing, Sabtu (25/10/2025). Sebanyak 1.113 bibit ditanam dalam aksi penanaman pohon bidang kesehatan dan lingkungan pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah Banyumas. Menggabungkan isu lingkungan (eco) dengan semangat persatuan dalam keberagaman (Bhineka). Camat Gumelar yang hadir bersama anggota Forkompinca, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya semangat untuk melestarikan alam dan lingkungan harus terus dipelihara dan diwujudkan dengan aksi nyata. Dituturkan oleh panitia, selain memperingati hari jadi, kegiatan penanaman pohon merupakan aksi sosial-keagamaan yang bertujuan mempromosikan kebersamaan dan pelestarian alam.

Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Paningkaban Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Gambar
PANINGKABAN – Cuaca belakangan ini benar-benar tidak bisa ditebak. Hujan deras dan angin kencang membuat warga harus ekstra waspada. Terkini, sebuah rumah di Grumbul Baron, Desa Paningkaban, Kamis (2/10/2025) siang, tertimpa pohon tumbang akibat terjangan angin kencang. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun rumah permanen milik Ibu Ratinem warga RT 3 RW 1 itu rusak parah. Begitu kejadian, Pemdes bersama Forkompinca, relawan, dan warga langsung gaspol gotong royong. So, dari kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dini.  Memperhatikan situasi sekitar karena cuaca masih labil, agar bahaya longsor atau pohon tumbang bisa diantisipasi. #bencana #tanahlongsir #pohontumbang #paningkaban #gumelar

Relawan Semprotkan Air Bersihkan Material Longsor di Desa Cihonje

Gambar
Gumelar – Kerja cepat dilakukan warga bersama relawan untuk menanggulangi bencana longsor yang terjadi di Grumbul Pengasinan, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Rabu (1/10/2025) sore. Longsoran tanah dari tebing belakang rumah Kusmireja menutup sebagian bangunan permanen miliknya dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Dalam upaya pembersihan material, relawan bersama warga menggunakan semprotan air bertekanan untuk menguraikan tanah yang menggumpal. Cara ini dinilai lebih efektif agar proses penyingkiran material longsor bisa berjalan cepat. Camat Gumelar, Septian Muhranto, S.STP., M.Si., hadir langsung meninjau lokasi bersama Kasi Trantib, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa. Kehadiran tim dari BPBD Kabupaten Banyumas turut memperkuat upaya penanganan.