GUMELAR DALAM LINGKARAN SETAN: 11 TAHUN BERLALU, APA YANG BERUBAH?


Masih ingat artikel kami tahun 2015 lalu? Saat itu, "Komix" dan "Tramadol" mulai menghantui remaja kita.

Sebelas tahun telah berlalu, namun luka itu ternyata belum sembuh. Hari ini, kita kembali disuguhi berita yang sama, namun dengan skala yang lebih mengerikan.

Baru-baru ini, pihak kepolisian mengamankan pelaku yang masih berusia sangat muda. 

Tak tanggung-tanggung, dari tangan mereka disita ribuan butir obat terlarang daftar G, psikotropika, hingga puluhan gram tembakau sintetis yang siap diedarkan ke masyarakat.

Kilasan Sejarah 2015:

Dulu, kita bicara soal penyalahgunaan obat batuk dan Tramadol karena akses yang mudah. Redaksi sudah mengingatkan: "Generasi penerus bangsa harus diselamatkan."

Kenyataan 2026:

Kini, pelakunya masih usia produktif. Barangnya lebih beragam (Psikotropika & Tembakau Sintetis). Ini bukan lagi sekadar tren coba-coba, tapi sudah menjadi jaringan peredaran.

Apakah kita akan menunggu 11 tahun lagi untuk menulis berita yang sama? Ataukah kita mulai peduli dari sekarang? Pengawasan orang tua dan masyarakat bukan lagi pilihan, tapi kewajiban.

Mari jadikan ini bahan perenungan bersama. Gumelar harus bersih, bukan hanya di atas kertas, tapi di lingkungan nyata.

link artikel: https://kabargumelar.blogspot.com/.../habis-komix...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eddy Pranata PNP Lolos Kurasi Pertemuan Penyair Nusantara XIII. Satu-satunya dari Banyumas Raya

Eddy Pranata Menggebrak Panggung Penyair Nusantara di TIM Jakarta

Habis Komix Terbitlah Tramadol