Terkini

Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Gumelar pada Minggu 9 November 2025 siang hingga malam, mengakibatkan bencana tanah longsor.

Hujan deras dengan intensitas lama, mengakibatkan beberapa rumah warga rusak dan sarana umum terancam.

Di Desa Gumelar longsor menimpa rumah milik Suwito dan Karnaja warga Dusun Palumbungan. Di Desa Gancang,  longsor juga menimpa rumah Raswan di Grumbul Cineang.

Sementara itu 4 rumah di Desa Tlaga masing-masing milik Trisno dan Supriyono (RT 4/8) dan Kuat Waluyo (RT 3/8) serta Kisto (RT 2/8) juga tertimpa tanah longsor.

Cuaca ekstrem juga mengakibatkan tembok keliling bagian belakang Puskesmas Gumelar ambruk dan hingga pondasi utama menggantung. Demi keamanan, pihak Puskesmas memberitahukan jika pelayanan rawat inap sementara ditiadakan dan pelayanan rawat jalan di halaman Puskesmas.

Saat ini penanganan masih terus dilakukan di masing-masing lokasi tersebut. Tim BPBD Kabupaten Banyumas juga sudah berada di Gumelar untuk memperkuat penanganan bersama Forkompinca, relawan gabungan serta warga dan Pemdes setempat.


#bencana #longsor #hujan #gumelar #kabargumelar





Gumelar - Sebanyak 305 bonsai meramaikan pameran dan kontes bonsai bertajuk Gumelar Bersemi yang diselenggarakan di lapangan Desa Cilangkap.


Selama sepekan penuh (mulai 22 Oktober hingga 29 Oktober 2025) pengunjung dimanjakan dengan penampilan seni bonsai yang mengundang decak kagum.

Camat Gumelar Septian Muhranto yang hadir bersama Kapolsek dan Danramil 14/Gumelar menyampaikan kekagumannya terhadap antusias peserta.

Acara yang digelar oleh komunitas pecinta bonsai Kecamatan Gumelar bekerja sama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PBBI) Banyumas tersebut juga diikuti oleh peserta dari luar Banyumas.

Panitia bilang kalau ada peserta yang datang dari Jakarta, Surabaya hingga Padang, Sumatra Barat.

#gumelarbersemi #gumelarhits #kabargumelar

📸 yogi


Dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah, pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah Banyumas menggelar kegiatan penanaman bibit pohon di lokasi Perhutani, Dusun Situ Desa Karangkemojing, Sabtu (25/10/2025).

Sebanyak 1.113 bibit ditanam dalam aksi penanaman pohon bidang kesehatan dan lingkungan pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah Banyumas. Menggabungkan isu lingkungan (eco) dengan semangat persatuan dalam keberagaman (Bhineka).

Camat Gumelar yang hadir bersama anggota Forkompinca, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya semangat untuk melestarikan alam dan lingkungan harus terus dipelihara dan diwujudkan dengan aksi nyata.

Dituturkan oleh panitia, selain memperingati hari jadi, kegiatan penanaman pohon merupakan aksi sosial-keagamaan yang bertujuan mempromosikan kebersamaan dan pelestarian alam.


PANINGKABAN – Cuaca belakangan ini benar-benar tidak bisa ditebak. Hujan deras dan angin kencang membuat warga harus ekstra waspada. Terkini, sebuah rumah di Grumbul Baron, Desa Paningkaban, Kamis (2/10/2025) siang, tertimpa pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun rumah permanen milik Ibu Ratinem warga RT 3 RW 1 itu rusak parah.

Begitu kejadian, Pemdes bersama Forkompinca, relawan, dan warga langsung gaspol gotong royong. So, dari kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dini. 

Memperhatikan situasi sekitar karena cuaca masih labil, agar bahaya longsor atau pohon tumbang bisa diantisipasi.

#bencana #tanahlongsir #pohontumbang #paningkaban #gumelar


Gumelar – Kerja cepat dilakukan warga bersama relawan untuk menanggulangi bencana longsor yang terjadi di Grumbul Pengasinan, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Rabu (1/10/2025) sore. Longsoran tanah dari tebing belakang rumah Kusmireja menutup sebagian bangunan permanen miliknya dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Dalam upaya pembersihan material, relawan bersama warga menggunakan semprotan air bertekanan untuk menguraikan tanah yang menggumpal. Cara ini dinilai lebih efektif agar proses penyingkiran material longsor bisa berjalan cepat.

Camat Gumelar, Septian Muhranto, S.STP., M.Si., hadir langsung meninjau lokasi bersama Kasi Trantib, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa. Kehadiran tim dari BPBD Kabupaten Banyumas turut memperkuat upaya penanganan.


Gumelar – Suasana Lapangan Depok, Desa Gumelar Kecamatan Gumelar, Banyumas, pada Minggu pagi (28/9/2025) terlihat begitu ramai. Ratusan offroader berkumpul dalam gelaran Anniversary Baksos Gatra #2 (Gumelar Trail Adventure). Tak kurang dari 800 peserta hadir memeriahkan acara yang tak hanya seru dengan trabas, tapi juga penuh makna lewat kegiatan sosial santunan untuk anak yatim dan dhuafa.

Sejumlah tamu undangan turut hadir, mulai dari Kasi Trantib Kecamatan Gumelar, Bapak Karsono, SAP, Danramil 14/Gumelar Lettu Inf Amat Barokah bersama anggota, Kapolsek Gumelar Iptu Sugianto beserta jajaran, hingga para kepala desa se-Kecamatan Gumelar. Turut hadir pula para komunitas offroader, IOF 2x1 Pancab Banyumas, Ketua Kontrabas Kabupaten Banyumas, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan pendaftaran peserta, lalu dilanjutkan start pertama trabas pada pukul 09.00 WIB. Rute yang dilalui cukup menantang, melewati wilayah Desa Gumelar, Cilangkap, Tlaga, hingga Samudra Kulon. Namun, bukan sekadar uji adrenalin, dalam kegiatan ini, para offroader juga menyalurkan bantuan sosial dan santunan di desa-desa yang mereka lewati.


Bantuan ini diberikan kepada anak yatim dan warga kurang mampu sebagai wujud kepedulian, solidaritas, sekaligus upaya meringankan beban hidup masyarakat. Kehadiran ratusan offroader dengan aksi nyata berbagi ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat.

Dengan pengamanan dari Koramil 14/Gumelar, Polsek Gumelar, RAPI, dan Linmas, jalannya acara berlangsung aman dan tertib. 

“Anniversary Baksos Gatra #2 bukan hanya soal keseruan offroad, tapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kisto atau yang akrab disapa Mr. X selaku Ketua Gatra.

(wizteguh)

 

Eddy Pranata PNP satu-satunya penyair Banyumas Raya lolos kurasi Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ke XIII yang telah digelar di Jakarta, 11-14 September 2025, menggebrak panggung penyair baca puisi di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan puisinya bertajuk “Rantang-rantang Kosong dari Gaza”. Eddy tampil memukau; penuh penghayatan, ekspresif, teaterikal, dan mendapat aplaus meriah dari audiens.

PPN XIII diikuti sekitar seratus penyair dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darusalam, dan Thailand. Selain pembacaan puisi, juga digelar seminar dengan berbagai tema. Antara lain  narasumber Ganjar Harimansyah (Indonesia) dengan tema “Dari Seremoni ke Ekosistem Menimbang Ulang Penghargaan Sastra, narasumber Zefri Arif (Brunei Darusalam) tema “Cabaran Ekosistem Terjemahan Sastra”, narasumber Maman S. Mahayana tema “Latar Belakang dan Latar Depan Penerjemahan Buku Sastra”.  

Selain di Teater Kecil TIM, pembacaan puisi dilaksanakan di Taman Chairil Anwar Monas dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Menampilkan pembaca puisi Sutardji Calzoum Bachri, Taufiq Ismail, Isbedy Stiawan ZS, Anwar Putra Bayu, Ulfatin Ch (Indonesia), Muniroh Bachoh (Thailand), Wan Nuryani (Malaysia), Awwabin Helmi (Thailand), Nunwai Ha (Thailand) dan sederet penyair lainnya. Pembacaan puisi juga dilakukan di Badan Bahasa Indonesia

Pada gelaran acara tersebut juga diluncurkan antologi puisi peserta Pertemuan Penyair Nusantara dengan tajuk "Layang-layang Tak Memilih Tangan" dikuratori Ahmadun Yosi Herfanda, Hasan Aspahani dan Maman S. Mahayana.

Secara keseluruhan PPN XIII berlangsung sukses dan meriah. Selanjutnya  PPN XIV 2026 akan dilaksanakan di Aceh, PPN XV 2027 di Brunei Darusalam, PPN XVI di Makasar. 


Penanganan bencana tanah longsor terus dilakukan. Sejak Kamis (11/9/2025) hingga Jumat (12/9/2025) satu unit alat berat dari DPU diterjunkan guna mempercepat pengerukan tanah yang menutup jalan Gumelar-Lumbir tepatnya di Grumbul Baron Desa Paningkaban.

Diketahui hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Gumelar pada Rabu (10/9/2025) hingga Kamis (11/9/2025) menyebabkan bencana longsor di sejumlah titik. Salah satu titik longsor yang mengakibatkan terganggunya lalu lintas antarkecamatan berada di Desa Paningkaban.


Camat Gumelar, Septian Muhranto, S.STP., M.Si meninjau langsung proses penanganan pada Kamis pagi (11/9/2025) setelah sebelumnya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banyumas.

Pembersihan material longsor dilakukan oleh para relawan bersama BPBD, Forkompinca, Pemdes serta warga Desa Paningkaban.

Jumat pagi (12/9/2025) Camat Gumelar juga meninjau rumah warga yang terkena longsor di Grumbul Tonjong Desa Paningkaban.

Selain di Paningkaban, Mas Camat bersama Danramil 14/Gumelar juga mengunjungi korban tanah longsor di Desa Samudra.

 (wizteguh) foto/drone: checky



Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (10/9/2025) sore hingga Kamis (11/9/2025) pagi mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa titik dalam wilayah Kecamatan Gumelar.

Di Grumbul Baron Desa Paningkaban longsor mengakibatkan tertutupnya jalan raya penghubung Gumelar-Lumbir.

Penanganan terus dilakukan sejumlah relawan bersama Forkompinca Gumelar dan Pemerintah Desa Paningkaban.

Saat ini jalur tersebut hanya bisa dilewati kendaraan roda 2. Demi keselamatan dan kenyamanan, di pertigaan Paningkaban sudah dipasang pemberitahuan terkait penutupan jalan alternatif Ajibarang-Lumbir ini. 

(wizteguh)

Setelah melalui kurasi yang sangat ketat, Eddy Pranata PNP menjadi satu-satunya penyair dari Banyumas Raya yang lolos kurasi Pertemuan Penyair Nusantara XIII yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki Jakarta, 11-14 September 2025. Pertemuan Penyair ini merupakan agenda tahunan, yang diikuti oleh para sastrawan dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Ada pula peserta dari Korea Selatan, Iran, India, China, Timor Leste, Filipina, Vietnam, dan Mandagaskar.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Banyumas Fendy Rudianto mengatakan; sangat bangga dengan lolosnya Eddy Pranata mengikuti PPN XIII yang mengangkat tema Puisi untuk Perdamaian dan Persaudaraan dan berharap dunia kepenyairan di Banyumas kian maju dan berkembang.

“Kami, Dinporabudpar Banyumas sangat mendukung dan mengapresiasi Eddy Pranata, tentu, dengan harapan bisa membawa nama baik Banyumas, dan di tahun-tahun berikut bisa merangsang penyair Banyumas lainnya untuk bisa lolos kurasi mengikuti ajang internasional yang bergengsi tersebut,” ujar Fendy Rudianto di kantornya, Kamis 28 Agustus 2025.

PPN XIII akan dibuka Menteri Kebudayaan Dr.H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. dan dihadiri oleh Mendikdasmen Prof.Dr. Abdul Mu’ti. M.Ed., Gubernur DK Jakarta Dr.Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., Wakib Gubernur DK Jakarta Rano Karno dan ratusan peserta PPN dan 51 peninjau yang datang dari berbagai kota Indonesia. 

Indonesia mengirimkan 175 penyair dari berbagai daerah, dan sebanyak 50 penyair dari luar negeri juga dipastikan hadir, menjadikan pertemuan ini sebagai ajang sastra terbesar yang menjembatani suara puisi lintas negara serumpun.

Forum penyair ini menjadi ruang strategis untuk merayakan keberagaman budaya melalui puisi serta memperkuat solidaritas antarbangsa di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya. Dalam rangkaian acara juga akan dilaksanakan prosesi peluncuran Antologi Puisi PPN XIII, seminar sastra, baca puisi, orasi budaya, dan wisata budaya.

Eddy Pranata adalah penyair bermukim di Cirebah, Desa Cihonje, Kec. Gumelar, Kab. Banyumas, karyanya telah tersebar di hampir seluruh media massa di Indonesia, seperti Kompas, Tempo, Media Indonesia, Republika, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka, Dan puisi-puisinya juga terhimpun di puluhan antologi bersama. 

Sedangkan tujuh buku puisi tunggalnya adalah; Improvisasi Sunyi (1997), Sajak-sajak Perih Berhamburan di Udara (2012), Bila Jasadku Kaumasukkan ke Liang Kubur (2015), Ombak Menjilat Runcing Karang (2016), Abadi dalam Puisi (2017), Jejak Matahari Ombak Cahaya (2019), Tembilang (2021). Eddy juga sebagai Ketua Jaspinka (Jaringan Sastra Pinggir Kali), sebuah kelompok musikalisasi puisi yang telah terbentuk sejak tahun 2014 lalu. ***




Samudra - Dalam rangka memperingati hari Keanekaragaman Hayati dan Kebangkitan Nasional, sejumlah relawan dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Singarana, RAPI, Kokam, Mahasiswa Psikologi UMP Purwokerto dan Kader Konservasi Jawa Tengah, menggelar Sedekah Bumi di Grumbul Cikokol Desa Samudra, Minggu 21/5.

Menurut Widodo Hermanto, penggagas acara, sedekah bumi yang dimaksud adalah sedekah bibit pohon. Bibit-bibit pohon ini kemudian ditanam bersama-sama lintas komunitas dan elemen masyarakat di lokasi sumber mata air Dadap, Grumbul Cikokol Desa Samudra.

“Masing-masing relawan bersedekah atau membawa bibit pohon. Ada yang membawa satu, dua, atau tiga. Ada juga yang hanya ikut menanam. Intinya ini adalah sinergi, baik sinergi secara komunitas maupun sinergi pada peran masing-masing,” ujar Widodo.

Dijelaskan oleh Widodo, bibit pohon yang ditanam sejumlah 155 batang sesuai dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-155 tahun. Sementara bibit pohon yang ditanam terdiri dari bibit pohon Pucung, Puspa dan bibit Alpukat.

“Kegiatan ini dilakukan agar setiap orang memiliki jiwa menjaga kelestarian alam dengan kemampuan masing-masing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar penanaman bibit pohon ini punya manfaat di masa datang untuk kelestarian alam di Desa Samudra khususnya dan Kecamatan Gumelar pada umumnya.

“Target kita 20 tahun ke depan alam semakin lestari, sumber mata air di wilayah Desa Samudra masih terjaga, dan masih bisa dinikmati oleh anak cucu kita,” tutupnya.(Wizteguh Nugroos)


Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein bersama Wakil Bupati Banyumas Drs. Sadewo Tri Lastiono panen raya Jagung di Grumbul Situ, Desa Karangkemojing Kecamatan Gumelar, Sabtu 13/5.

Bu Camat Gumelar "BCG" Diah Rapitasari, turut mendampingi bersama Danramil dan Kapolsek Gumelar.

"Panen Jagung, pembangunan berkelanjutan indikator ketahanan pangan Desa Karangkemojing," ujar BCG.

Menurut Arman, ketua panitia panen raya, penanaman Jagung merupakan program dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Mukti, bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Giri Mukti.

"Jenis Jagungnya bisi 18 dan sumo, ditanam di lahan dengan luas 37 ha," katanya.

Dengan semangat menuju program ketahanan pangan, Arman menjelaskan, kelompok tani lalu mengolah lahan di kawasan hutan untuk ditanami Jagung.

"Ada 140 ton," ujar Arman menjelaskan hasil panen raya Jagung kali ini.

====

(wizteguh)

#panenraya

#jagung

#ketahananpangan

#gumelarku

#karangkemojing

#gumelarhits

#lmdh

#kabargumelar

#kabargumelardotcom



Camat Gumelar Diah Rapitasari, S.STP, M.Si bersama Kapolsek dan Danramil 14 Gumelar menghadiri acara Rapat Pleno Panitia Pemilihan Kecamatan di Aula Singarana Kecamatan Gumelar, Rabu 10/5.


Rapat pleno pembahasan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tersebut juga mengundang para ketua partai politik peserta Pemilu di wilayah Kecamatan Gumelar.


BCG berpesan kepada PPK agar data pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.


"Sebelumnya saya sudah ngobrol sama teman-teman PPK terkait data kelompok masyarakat rentan, ini harus diperhatikan dengan baik," katanya.


Kelompok masyarakat rentan, BCG melanjutkan, di antaranya ODGJ dan para lanjut usia.


"Pendataannya silakan kepada PPK maupun PPS untuk dapat berkomunikasi dengan Pemdes setempat," ucapnya.


Lebih lanjut, terkait warga atau calon pemilih yang belum punya KTP elektronik, ia mengharap agar segera dilaporkan dan berkomunikasi dengan kecamatan.


"SOP-nya memang kita tiga hari untuk pencetakan KTP. Tapi kalau blangko ada dan peralatan serta jaringan tidak bermasalah bisa satu hari jadi," jelasnya.


Sementara ketua PPK Gumelar Widodo Hermanto menyampaikan apresiasi kepada anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Gumelar yang hadir dalam acara tersebut.


"Terima kasih kepada PPS atas kerja kerja selama ini sehingga tahapan pleno DPSHP di PPK ini bisa terlaksana dengan baik. Begitu juga dengan Panwascam dan Forkompincam yang selalu bersama-sama mengawal tahapan demi tahapan," katanya.


Ia berharap agar tahapan Pemilu 2024 yang terus berproses, selalu mendapat dukungan dari steakholder yang ada.


======

@kpu_ri

@kpujateng 

@kpubanyumas

======

#plenodpshp

#ppkgumelar

#gumelarku

#gumelarhits

#kabargumelar

#kabargumelardotcom

#kecamatangumelar


Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gumelar, berkunjung ke ruang dinas Camat Gumelar, Kamis 27/4.

Kedatangan para anggota PPK tersebut guna bersilaturahmi dan halalbihalal dengan BCG (Bu Camat Gumelar).

"Kami dari PPK, jika selama ini ada kesalahan dan kekeliruan dalam bertindak maupun berucap kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada bu camat beserta jajarannya," kata Widodo Hermanto Ketua PPK Gumelar.

BCG, Diah Raptisasri, S.STP, M.Si, merespon permintaan maaf tersebut dengan permintaan serupa.

"Kami juga mohon maaf apabila dalam pergaulan maupun dalam memberikan fasilitas untuk PPK kurang memadai, mohon dimaafkan," ucapnya.

BCG lalu menanyakan terkait tahapan Pemilu yang tengah dilaksanakan sampai saat ini.

"Saat ini untuk tahapan Pemilu adalah perbaikan DPS dan penyusunan DPSHP," jawab ketua PPK Widodo.

Lebih lanjut, Diah menanyakan perihal pemilih ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

"Untuk ODGJ apa terdaftar menjadi pemilih?," tanya Diah.

Menjawab pertanyaan dari BCG, Yuwono Budi Wasito, Divisi Teknis PPK Gumelar menjelaskan bahwa ODGJ tetap terdaftar sebagai pemilih.

"Selama tidak ada keterangan medis yang menyatakan bahwa seseorang mengidap gangguan jiwa, maka yang bersangkutan masih berhak terdaftar sebagai pemilih," urainya.

Bu Camat Gumelar lalu berpesan agar PPK selalu berkoordinasi dan komunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), Kapolsek, maupun dengan Danramil.

"Yang terpenting jaga kesehatan agar saat melaksanakan tugas dalam kondisi fit dan sehat," tutupnya.(wizteguh)

======

#pemilu #kpu #kpubanyumas #kpujateng #kpuri #gumelarku #gumelarhits #kecamatangumelar #kabargumelar #kabargumelardotcom #pemilu2024


Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gumelar menggelar acara Rapat Koordinasi Perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu tahun 2024 di Aula Singarana Kecamatan Gumelar, Kamis 27/4.

Acara dihadiri oleh seluruh ketua PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan divisi Rendatin PPS. Hadir pula Ketua Panwascam Gumelar, Suherman.

Usai dibuka oleh Ketua PPK, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Divisi Rendatin PPK Gumelar, Bangun Haryo Setiadi.

Menurut Bangun, adanya masukan dari masyarakat terkait data pemilih, harus direspon oleh PPS dengan baik.

"Tolong apabila ada masukan masyarakat tentang pemilih yang harus dipindah TPS karena alasan geografis, maka PPS wajib menindaklanjuti," ucapnya.

Ia lalu menunjukan cara mengubah data melalui form yang ditampilkan melalui LCD Proyektor.

"Masukan dengan cara memberi kode U/Ubah pada kolom keterangan dengan Sumber adalah TPS awal, dan TPS adalah TPS yang akan dituju," urainya.

Lebih lanjut, ia juga mewajibkan PPS agar menginventarisir pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) maupun Pemilih baru.

"Laporkan data tersebut ke PPK agar segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Sementara itu Ketua PPK Gumelar, Widodo Hermanto, mengimbau kepada seluruh PPS agar intens melakukan koordinasi.

"Saya mengharapkan seluruh PPS di Kecamatan Gumelar tetap berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait data data kependudukan," katanya.

Ia juga berharap supaya PPS memastikan DPS yang akan disusun menjadi DPSHP benar benar minim kekeliruan.

"Agar proses menuju DPT yang valid sehingga terwujud pemilu 2024 yang akuntabel," ungkapnya.

Selain itu, menurut Widodo, momentum 1 Syawal 1444 H bisa menjadi spirit positif bagi seluruh penyelenggara pemilu di Kecamatan Gumelar.

"Lebih solid! Baik PPK, Panwaslucam, PPS maupun PKD," tutupnya.(wizteguh)

=====

#ppk

#kpuri

#kpujateng

#kpubanyumas

#pemilu2024

#ppkgumelar

#gumelarhits

#gumelarku

#kabargumelar

#kabargumelardotcom

#kecamatangumelar





Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung sarana olahraga Desa Tlaga, Kamis 19/1.

Selain peletakan batu pertama pembangunan gedung, bupati juga meresmikan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diperoleh warga Desa Tlaga.

Bupati yang didampingi Ketua TPPKK Kabupaten Banyumas, Erna Husein juga mengunjungi produk UMKM Jamur dan pengrajin tas fashion di Desa Tlaga.

            

   

Dwi Utami inisiator acara


             Kabar Gumelar - Perayaan antologi puisi Wasiat Botinglagi yang menghimpun seratus puisi karya penyair Indonesia dari berbagai daerah, akan digelar di Balai Desa Tayem, Karangpucung, Cilacap pada Minggu (21/8). Tiga penyair Banyumas Raya yang lolos kurasi Wasiat Botinglangi adalah Eddy Pranata PNP, Wanto Tirta dan Dwita Utami. Acara ini akan dihadiri oleh sejumlah penyair, seniman dan budayawan Banyumas Raya.

Menurut inisiator acara Dwita Utami, selain pembacaan dan bincang puisi juga akan digelar pertunjukan berbagai cabang seni tradisional. Dan acara ini juga merupakan upaya pengenalan sastra/puisi ke tengah masyarakat pedesaan, yang selama ini jauh dan nyaris tidak tersentuh sastra.

“Kegiatan ini juga salah satu upaya nyata pergerakan literasi di desa Tayem. Sebagai langkah awal memperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat tentang gerakan literasi yang selama ini masih rendah. Sambutan dan keterlibatan masyarakat sangat positif, baik dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa, semua siap berpartisipasi,” ujar Dwita Utami, penyair yang juga seorang Sekretaris Desa Tayem.

Menurut Wanto Tirta; penyair, Presiden Geguritan Banyumas yang puisinya juga lolos kurasi, keikut sertaan penyair Banyumas Raya di antologi puisi Wasiat Botinglangi, tentu menjadi perhatian sendiri, itu termasuk bentuk pengakuan dunia sastra di luar Banyumas Raya.  Dalam antologi tersebut tergabung karya-karya penyair seluruh Indonesia. Rupanya dengan puisi mampu melintasi ke berbagai daerah dan menjadi bahasa komunikasi antar penyair melalui karya-karyanya. Apalagi tema yang diusung sangat menarik untuk dipuisikan, sehingga antologi puisi ini merupakan kerja kreatif lintas daerah/pulau dalam kerangka merayakan dan menggembirakan dunia sastra/ puisi di jagad sastra mutakhir.

Wanto Tirta Presiden Geguritan Banyumas

Desa Tayem merupakan fenomena baru dalam kancah apresiasi sastra/puisi maupun kegiatan literasi. Acara yang diramu dengan kegiatan tradisi yang ada di desa, harapannya puisi bisa ikut ambil bagian dalam mengaktualisasikan nilai-nilai tradisi dan estetika yang ada di desa Tayem.

“Saya salut kepada  panitia, penyair Dwita Utami yang memprakarsai kegiatan ini. Semoga desa Tayem mampu menginspirasi desa-desa lain. Semakin banyak desa yang mengadakan kegiatan semacam itu, saya yakin kegiatan literasi akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan subur,” tutur Wanto Tirta dengan nada optimis.

Sementara itu,  Eddy Pranata PNP, presiden penyair Banyumas Raya yang puisinya; “Sebilah Badik Tanpa Warangka” menjadi puisi pilihan dalam antologi Wasiat Botinglangi menyampaikan gagasannya; bahwa karya sastra— puisi akan menembus ruang dan waktu. Gerak humanisme dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat di mana pun berada.

“Dengan puisi, mudahan-mudahan kita bisa menjadi manusia seutuhnya, bisa mengejawantah persoalan kehidupan lewat kata-kata, dengan ikhlas dan mulia,” ujar Eddy Pranata yang juga founder of Jaspinka.

Eddy Pranata PNP Presiden Penyair Banyumas Raya

Wasiat Botinglangi merupakan antologi puisi yang mengangkat budaya adiluhung Sulawesi Selatan diterbitkan Perpustakaan Komunitas Iqra (Takanitra) Barru, RBCD Parepare, YBUM Parepare dan Rumah Puisi Parepare.

Tri Astoto Kodarie yang juga salah satu kurator menjelaskan, bahwa tidak semudah yang dibayangkan untuk menulis puisi tematik. Demikian pula dengan puisi bertema Budaya Sulawesi Selatan. Akan tetapi dengan wawasan keindonesiaan, para penyair telah berupaya dengan pandangan dan referensi budayanya telah melintasi batas-batas etnisnya sendiri. 

"Sejumlah 100 penyair dengan kary-karyanya telah berkontribusi untuk Budaya Sulawesi Selatan melalui puisi-puisinya. Tentu saja ini merupakan sinyal positif bahwa etnis dan kultur di Indonesia bukanlah menjadi persoalan lagi, justru ingin saling memperkuat akar kebudayaan nasional yang adiluhung itu," ungkap Tri Astoto Kodari.

Acara ini juga didukung komunitas literasi Genitri yang dimotori Iis Singgih dan komunitas literasi Kepul yang digawangi Mohammad Iskandar. Sejumlah penyair juga akan membaca puisi antara lain; Yanwi Mudrikah, Husnul Khuluqi, Riswo Mulyadi serta musikalisasi puisi Jaspinka. * 



 


Kabar Gumelar - Penggerak Komunitas Literasi dan Sastra Banyumas Barat akan menggelar acara bertajuk Ontran-Ontran Sastra, Sabtu malam (21/5) di Pendopo Desa Cihonje, Gumelar, Banyumas.


Berbagai cabang seni budaya akan ditampilkan seperti: baca puisi, musikalisasi puisi, baca geguritan, musikalisasi geguritan, gendingan, baca cerpen dan pemutaran film sastra: Suatu Malam, Ketika Puisi Tak Mampu Ia Tulis Lagi.


Ketua panitia penyelenggara Eddy Pranata PNP mengatakan; pendukung acara --yang juga didedikasikan pada perayaan Hari Kebangkian Nasional 2022-- ini antara lain Komunitas Orang Pinggiran Indonesia (KOPI), Jaringan Sastra Pinggir Kali (Jaspinka), Blakasuka Ora Kegedhen Rumangsa (Blakdhen), Gubuk Kecil, Gendhingan Mangku Budaya Cirebah, dan semua lapisan masyarakat penyinta literasi/sastra mulai dari Taman Kanak-kanak, remaja sampai dewasa.


Eddy Pranata PNP Ketua Penyelenggara


“Sejak pandemi, kita tidak menggelar acara sastra. Ontran-ontran Sastra diharapkan memupus rasa rindu akan acara sastra khususnya bagi warga pedesaan yang jauh dari keramaian kota. Ini acara bersama untuk seluruh lapisan masyarakat. Arus bawah yang senantiasa akan terus menggeliat,” ujar Eddy Pranata.


 Jaspinka akan menampilkan musikalisasi puisi “Tanah Air Mata” Sutardji Calzoum Bachri, dengan kru: Resa Nanda Pangestu, Wahyu Dwi Utami, Riries Awaliyah dan Fajar Lesmana. Kemudian komunitas Blakdhen akan menampilkan geguritan dan musikalisasi geguritan oleh Riswo Mulyadi, Wardoyo, Subowo, Candra Widyasmoro, Sutomo, Bangun Haryo, dan Agus Muslim.


Sedangkan KOPI akan menampilkan pembacaan puisi oleh Wanto Tirta, Susanto, dan Trisnatun. Dan dari Gubuk Kecil; Yanwi Mudrikah akan membacakan cerpen yang diangkat menjad film Sutu Malam, Ketika Puisi Tak Mampu Ia Tulis Lagi. Dan sebagian besar pengisi acara akan membawakan karya dari Chairil Anwar, Sutardji Calzoum Bachri, Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo.


Yanwi Mudrikah salah seorang pengisi acara dari Komunitas Gubuk Kecil


Tidak ketinggalan juga akan ikut memeriahkan acara adalah siswa TK, SD/MI, SMP dan unsur masyarakat lainnya juga grup gendhingan Mangku Budaya Cirebah yang dikomandani Kirwono dan Wakim Sumedyo, juga penyair multitalenta Nanang Anna Noor dan Teguh Nugross dari Kabar Gumelar, serta Satria Publisher Jatilawang akan ikut ambil bagian.


 Suatu Malam, Ketika Puisi Tak Mampu Ia Tulis lagi merupakan film sastra berdurasi sekitar dua puluh menit, diangkat dari cerpen Pilihan Kompas 2019 karya Sandi Firly, produser Hudan Nur, dan sutradara Kin Muhammad.


 Film produksi pendekar-pendekar sastra-budaya Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini sudah tayang di berbagai komunitas seperti di Jakarta, Bandung, Batam, Kendari dan Palu.dan pada Hari Puisi Dunia di Malayasia.


 “Dari desa kami bergerak dan berkarya untuk sastra dan budaya Indonesia,” pungkas Eddy Pranata, presiden penyair Banyumas Raya ini. ***

 





Bupati Banyumas Achmad Husein memantau pelaksanaan kegiatan amaliah ramadan di Masjid Miftahul Huda Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar, Rabu 20/4.

Bupati beserta rombongan hadir dan melakukan buka puasa di Kantor Kecamatan Gumelar, kemudian melaksanakan salat Tarawih di Masjid Miftahul Huda. Usai salat tarawih, bupati yang didampingi Camat Gumelar Arif Triyanto, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa Gumelar serta pengurus takmir masjid menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan kegiatan amaliah ramadan di tengah pandemi Covid-19. Ia juga mengimbau kepada jamaah yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melakukan vaksinasi.





Gumelar- Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antarwaktu (PAW) Desa Karangkemojing Kecamatan Gumelar berlangsung lancar hingga penghitungan surat suara berakhir. Hoerudin, no urut 3 menjadi Kades terpilih dengan mendapatkan 33 surat suara mengalahkan Sartono 19 suara dan Pujo Susanto 17 suara.

Pemilihan kepala desa PAW dilaksanakan di Aula Balai Desa Karangkemojing, Sabti 9 April 2022 dihadiri oleh Kepala Dinsospermasdes Ir. Widarso dan Kepala Bakesbangpol Eko Heru Surono, S.Sos dan para kepala desa dalam wilayah Kecamatan Gumelar. 

Camat Gumelar mengharapkan agar usai pelaksanaan Pilkades ini, suasana tetap normal dan aman, semua pihak bisa legawa. Ia juga meminta agar semua pihak menjaga kondusivitas pasca Pilkades.

"Sebagaimana komitmen semua pihak disaksikan jajaran Forkompinkec Gumelar. Semoga dengan lancarnya kegiatan ini dan terpilihnya calon kades antar waktu maka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa semakin lancar," jelasnya.

Kabar Gumelar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget